Juventus siap melepas Teun Koopmeiners dengan status pinjaman. Langkah ini membuka ruang finansial untuk mendatangkan Franck Kessie. Gelandang Belanda itu semakin tergeser di bawah pelatih Luciano Spalletti.
Calciomercato.com melaporkan Koopmeiners masuk daftar jual sejak awal bursa. Masalah utamanya adalah beban neraca keuangan klub. Nilai buku residu pemain mencapai sekitar 31 juta euro per 30 Juni 2026.
Majalah L'Equipe mengulas ikatan emosional Marseille dengan Zinedine Zidane dan Jul. Kedua figur ini menjadi simbol kebanggaan kota.
Read MoreBarcelona resmi mendekati Rodri dan Manchester City untuk transfer besar. Sang pemain pemenang Piala Dunia menimbang tawaran klub Spanyol.
Read MorePenjualan permanen membutuhkan tawaran minimal 31 juta euro. Angka itu diperlukan untuk menghindari kerugian finansial. Pasar untuk pemain Belanda itu membeku di angka tersebut.
Juventus kemudian mengubah strategi. CEO Giovanni Carnevali dan direktur olahraga Frederic Massara membuka opsi pinjaman. Kesepakatan mencakup opsi pembelian dengan nilai minimal 21 juta euro.
Peluang Kembali ke Atalanta
Koopmeiners berpeluang kembali ke Atalanta. Di sana ia berkembang sebelum pindah ke Juventus. Cristiano Giuntoli, yang membawanya ke Turin, kini menjadi direktur olahraga Atalanta.
Klub-klub Serie A menjadi target utama peminjaman. Juventus berharap menemukan rumah baru bagi Koopmeiners. Kepergiannya akan meringankan beban gaji tim.
Koopmeiners menghabiskan biaya sekitar 16 juta euro per tahun untuk Juventus. Angka itu menggabungkan amortisasi dan gaji. Sementara Kessie tersedia dengan status bebas transfer.
Kessie akan datang dengan biaya di bawah 10 juta euro per tahun. Perbedaan finansial ini mendorong langkah Juventus. Logika keuangan yang sederhana membentuk strategi transfer klub.
Target Jangka Panjang Spalletti
Franck Kessie menjadi target lama Luciano Spalletti. Pelatih Juventus menginginkan kehadiran gelandang asal Pantai Gading itu. Kepergian Koopmeiners membuka ruang untuk kedatangannya.
Kessie memiliki pengalaman luas di Serie A bersama AC Milan. Ia juga pernah bermain di Barcelona dan Al Ahli. Kualitasnya di lini tengah tidak perlu diragukan lagi.
Juventus ingin merekonstruksi lini tengah musim depan. Spalletti membutuhkan pemain dengan karakter fisik dan teknis. Kessie dianggap cocok dengan kebutuhan tim.
Langkah ini menjadi bagian dari perombakan skuat Juventus. Klub berusaha menyeimbangkan keuangan dan kebutuhan taktik. Keputusan tentang Koopmeiners akan memengaruhi arah transfer selanjutnya.
Sweet Sweet Wayostia
Submit Comment